Rabu, 30 Maret 2011

MELEPAS BELENGGU MASA LALU

 MASA LALU
MUTIARA HATI
Hari ini adalah masa lalu bagi masa yang akan datang. Begitu juga dengan masa yang akan datang akan menjadi masa lalu bagi masa yang akan datangnya lagi. Semuanya berjalan begitu cepat. Tak heran kiranya, bila kita hanya berpangku tangan dan tidak berbuat sesuatu apa, kita akan ditinggalkan oleh waktu yang terus berlari kencang di hadapan kita.

Masa yang sudah berlalu adalah masa yang tidak akan mungkin kembali dan tak akan pernah kembali lagi. Maka kita sebagai pelaku peristiwa dituntut untuk bersikap arif dan belajar memperbaiki apa yang sudah pernah kita lakukan pada masa lalu. Agar peristiwa pahit atau perbuatan salah yang pernah kita lakukan di masa lalu itu tidak akan pernah terjadi lagi pada masa-masa selanjutnya.

Mengutip salah satu kalimat yang ada dalam sebuah buku terkenal yang pernah saya baca, bahwa “orang yang selalu mengenang masa lalu adalah orang yang menyia-nyiakan kesempatan dan mengabaikan masa depan yang ada di depan mata”. Oleh karena itu, sudah seharusnyalah kita menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita dengan cara dewasa, tanpa saling curiga dan berpikir positif untuk menatap jauh ke depan ke arah yang lebih baik lagi.

Tentunya masih banyak pekerjaan kita yang belum terselesaikan dengan baik. Dan terlalu banyak kepentingan besar yang telah kita abaikan selama ini. Setelah sekian hari bahkan minggu, waktu kita tersita oleh gonjang-ganjingnya kehidupan demokrasi kita, yang diperankan oleh wakil-wakil kita dalam gedung terhomat. Kini saatnya kita melangkah bersama menyelesaikan tugas kita yang tertunda dengan penuh rasa optimis dan rasa kebersamaan yang saling menguntungkan.

Dan ketika satu pekerjaan telah kita selesaikan dengan baik, maka hendaknya setiap orang dari kita untuk secepatnya beralih melakukan pekerjaan selanjutnya yang lebih berguna dengan cara sungguh-sungguh.
Share

Selasa, 29 Maret 2011

cobalah utk merenung

Cobalah Untuk Merenung

Vos
Quantcast

Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.

Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening. Share

ketekunan adalah kekuatan anda,,,

Ketekunan adalah Kekuatan Anda

August 2, 2010
cerita motivasi
Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari hasil usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan suatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha.

Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikan nilai diri anda. Apapun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda. Share

BERHENTILAH MENGELUHHHH,,,,,

 Berhentilah mengeluhh,, semangat

Pantaskah anda mengeluh? Padahal anda telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia. Layakkah anda berkeluh kesah? Padahal anda telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan anda untuk membenahi segala sesuatunya.


Apakah anda bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab anda? Janganlah kekuatan yang ada pada diri anda, terjungkal karena anda berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati anda. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena anda tidak tahu jawaban dari masalah anda tersebut.
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kamu. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak anda. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru. Share

MENGHARUKAN gan,,,,,

Satu semester yang lalu, saya mempelajari sebuah topik yang berjudul Conducive Regulatory Framework yang diajarkan oleh Pak Mustapha Hamat. 

Pada topik tersebut, Pak Mus menerangkan tentang etika2 yang baik dalam bisnis dan perdagangan. Etika yang pertama adalah sikap waspada terhadap pekerjaan dan harta benda yang meragukan. Kita dituntut untuk berwaspada akan pekerjaan yang kita lakukan, apakah produknya, prosesnya, servicenya halal atau tidak. Atau dalam pencarian rezeki itu, apakah kita berbuat curang atau menzalimi orang lain apa tidak.

Kalau kita ingin menjalani business yang Shariah Compliance, yang bermaksud apa saja aktifitas yang kita lakukan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah, maka hal ini penting untuk diperhatikan. Apa aja sih aktifitas atau produk yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah? Selain merujuk ke Al-Qur’an dan Sunnah itu sendiri, metode Shariah screening Process yang dilakukan oleh Security Commission juga bisa dijadikan rujukan.

Sebenarnya yang sangat ingin saya bahas adalah etika business yang ke-dua yaitu melakukan bisnis pada pagi hari (doing business in the early morning). Ketika Pak Mus menerangkan hal tersebut atau ketika saya prepare untuk ujian, yah.. paling saya cuma ‘menghafal’, ‘etika bisnis yang baik yang kedua adalah melakukan bisnis pada pagi hari.

Setelah saya membaca sebuah buku inspirasi yang berjudul ‘Life is an open secret’ karangan Zabrina A. Bakar (Graduated from BBA and MBA IIUM), saya baru tau ternyata melakukan bisnis di pagi hari itu adalah kunci sukses bisnisnya seseorang. Kenapa bisa jadi kunci sukses?
Ceritanya begini, sekita 1427 tahun yang lalu, Rasulullah SAW mendoakan kita, yang berbunyi..

(maaf yah, pake bahasa inggris aja. Kalo diterjemahin ke bahasa Indonesia dan terjemahannya ga pas, jadinya ga seru. Namanya juga ngutip dari buku..)
Sakhr al-Ghamidi narrated that the Prophet (peace be upon him) said : “O, Allah, bless my people in their early mornings, “When we sent out a detachment or an army, he sent them at the beginning of the day. Sakhr was a merchant, and he would send off his merchandise at the beginning of the day; and he became rich and had much wealth
 
(At- Tirmidhi and Ahmad)
Sekarang kamu yakin ga ya.. Atau masih ragu2, kalau lebih dari 1000 tahun yang lalu, Rasulullah telah mendoakan kita, supaya kita menjadi orang-orang yang diberkahi pada pagi hari! Maksudnya apa? Pekerjaan yang kita lakukan pada pagi hari adalah pekerjaan yang diberkahi, sesuai dengan do’anya Rasulullah. 

Hm, aku mulai berfikir, ternyata salah satu kunci sukses adalah itu. Padahal sebelumnya ngga ada tuh buku-buku inspirasi ataupun business book yang mengajarkan tentang hal ini (Zabrina A. Bakar,2007).

Sungguh agung pribadi Rasulullah, dan sungguh mulia beliau,. Beliau yang telah mendoakan dan menginspirasikan kita untuk bersemangat melakukan pekerjaan semenjak pagi hari.
Hm, aku tau sekarang apa yang harus aku lakukan. Insha Allah sedaya upayaku, aku maksimalkan waktu pagi yang Allah anugrahkan kepadaku. Mungkin memang inilah kunci sukses yang aku tunggu2.

Aku berharap sebelum waktu subuh aku sudah beraktifitas, dan merangkai asaku. Semoga Allah Swt. Memudahkan langkahku untuk mencapai sukses.
Bagaimana dengan anda?
Share